Peserta BPJS Kesehatan Ramai-ramai Ajukan Turun Kelas

SEKITARPANTURA.COM,REMBANG-Melonjaknya tarif iuran BPJS Kesehatan per awal tahun 2020 mendatang membuat para peserta mandiri di Kabupaten Rembang mengajukan turun kelas pelayanan.  

 Kepala Kantor BPJS Rembang, Slamet Widodo menuturkan, banyak para peserta yang mulai mengurus penurunan kelas. Hal itu sejak kenaikan tarif iuran BPJS diumumkan awal November kemarin. 

"Yang terjadi, biasanya antrean di kantor itu untuk peserta yang mendaftar. Sekarang justru antrean didominasi dengan peserta yang mengurus hendak turun kelas. Dari kelas 1 turun kelas 2, dari kelas 2 menjadi kelas 3. Bahkan ada yang dari kelas 1 turun ke kelas 3," jelas Slamet kemarin.

Hingga saat ini, kata dia, lebih dari 500 peserta yang mengajukan permohonan turun kelas.



"Sehari paling tidak ada sekitar 20 peserta yang mengurus. Jadi kalau sejak awal November kemarin sampai sekarang paling tidak ada sekitar 500-an peserta yang turun kelas. Secara tepatnya, kami belum bisa mengakses karena langsung via online datanya," terangnya.  

Slamet menambahkan, persentase peserta BPJS Kesehatan di Kabupaten Rembang tergolong tinggi. Dari total jumlah warga Rembang, ada sebanyak 91 persen yang telah terdata sebagai peserta BPJS. 

"Kami juga masih terus menggenjot setidaknya sampai 95 persen kepesertaan. Soal mereka yang hendak ikut peserta yang jadi tanggungan PBI, itu kepengurusannya di Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan. Kami hanya sebatas menerima data dari mereka," katanya

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Peserta BPJS Kesehatan Ramai-ramai Ajukan Turun Kelas"

Post a comment