Tradisi Meron Di Sukolilo Tetap Digelar Meski Sederhana

SEKITARPANTURA.COM,PATI – Setiap peringatan Maulid, Desa Sukolilo, Kecamatan Sukolilo menggelar tradisi Meron. Tradisi serupa Grebek Sekaten itupun tetap digelar di tahun ini. Meski pelaksanaannya digelar dengan penuh keterbatasan dan sederhana lantaran harus menjaga protokol kesehatan.


Sejak beberapa hari lalu, seluruh perangkat Desa Sukolilo terlihat telah mempersiapkan gunungan dari yang terbuat dari rencek atau oncek yang disusun meninggi. Rencek itu sejenis karak atau nasi yang dikeringkan. 


Rencek itu kemudian dibuat memanjang sehingga sekilas seperti pita yang disatukan dengan tali. Untaian rencek itupun disusun meninggu hingga serupa gunungan. Kekhasan dari gunungan saat Meron dipuncaknya ada symbol ayam jantan.




Namun gunungan itu tak lagi diarak seperti tahun-tahun sebelumnya. Saat ini gunungan itu hanya ditempatkan di depan rumah masing-masing perangkat desa. Bukan dijajarkan dijalan raya Pati-Sukolilo seperti biasanya. 


Semua itu memang terpaksa dilakukan lantaran saat ini masih di masa pandemi. Semua kegiatan yang mengundang keramaian maupun kerumunan dihilangkan. Ritualnya dilaksanakan dengan menggelar doa bersama di Masjid Besar Sukolilo.


Plh Kades Sukolilo, Harminto mengatakan, kesederhanaan dalam pelaksanaan Meron itu dilakukan lantaran saat ini masih dalam situasi pandemi. Oleh karena itulah pihak desa dan seluruh elemen bersepakat tetap menggelar meski dengan penuh keterbatasan.


“Sebelumnya kami sudah mengundang semua elemen seperti perangkat, BPD, takmir masjid, hingga yayasan untuk menggelar rapat bersama. Kesemuanya telah bersepakat untuk tetap menggelar meski tak seramai tahun-tahun lalu,”terangnya.


Tetap digelarnya Meron lantaran tradisi itu telah diadakan secara turun temurun bahkan menjadi ikon Desa Sukolilo. Mereka berharap bisa tetap melestarikan kebudayaan dengan menjaga protokol kesehatan.


“Kami senantiasa mendoakan agar warga desa dapat diberi keselamatan dan kesejahteraan,”ujarnya.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to " Tradisi Meron Di Sukolilo Tetap Digelar Meski Sederhana"

Post a comment