Berburu Nikmatnya Kuliner Burung Liar di Undaan Kudus

SEKITARPANTURA.COM, KUDUS - Jika Anda sedang berkunjung ke Kudus, belum lengkap rasanya jika tidak mencicipi kuliner khasnya. Terdapat beragam kuliner khas Kudus yang begitu menggoda  selera. Ada Lentog Tanjung, Soto Kerbau, Sate Kerbau, Soto Kudus, dan yang tak boleh Anda  lewatkan adalah kuliner burung atau orang Kudus biasa menyebut Iwak Manuk.


Kuliner khas burung liar goreng yang rasanya mak nyus (sekitarpantura.com)


Namun, kuliner burung yang satu ini bukan sembarang kuliner burung yang biasa Anda temui di  tempat. Yakinlah, ini spesial. Sebab, burung yang dimasak dan disajikan adalah burung liar yang biasa berseliweran di areal persawahan.

Jenis burung yang disediakan cukup beraneka ragam. Ada teluk, blekek, ada pula burung belibis. Di sini, Anda akan merasakan sensasi aneka burung liar ditambah sambal dan nasi  yang masih panas. Namun demikian, bahan baku dari kuliner yang super gurih ini, yakni burung liar, memang terkadang sulit dicari. 

Bagaimana, Anda penasaran? Nah, untuk bisa merasakan nikmatnya kuliner spesial ini, cukup mudah untuk menemukan tempatnya. Lokasinya berada di Jalan Kudus-Purwodadi, tepatnya di Desa Kalirejo, Kecamatan Undaan, Kudus. 

Pemiliknya adalah Muntiah. Di Kudus, keberadaan warung ini sudah cukup familier, apalagi di  Kecamatan Undaan. Mulai dari pejabat, pengusaha dan berbagai kalangan lain, sering mampir ke tempatnya ketika berkunjung ke Undaan.

Salah seorang pengunjung warung Muntiah sedang menikmati kuliner burung liar goreng (sekitarpantura.com)


Usaha yang sudah dirintis orang tua Muntiah sejak pada 1965 ini, memang menawarkan sesuatu  yang lain. Menurut sang empunya warung, setiap hari setidaknya 100 ekor burung laris  terjual. ”Kalau sedang ramai, dapat menggoreng hingga 200 ekor burung,” katanya.

Untuk harga, jangan khawatir, karena sangat bersahabat dengan isi kantong Anda. Tidak perlu  menguras kocek terlalu dalam, bila menginginkan masakan burung liar ini. Cukup Rp 12 Ribu, Anda sudah bisa menikmati sensasi kuliner yang mak nyus ini.

Setiap hari, warung tersebut selalu dijejali pembeli. Karena itu, jika tidak ingin kehabisan lebih baik pesan tempat dulu. Maklumlah, meski tak pernah memasang iklan di media, namun warung Muntiag tidak pernah sepi dari pelanggan. 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Berburu Nikmatnya Kuliner Burung Liar di Undaan Kudus "

Posting Komentar