Melihat Sentra Industri Batu Bata di Desa Karanglegi Pati

SEKITARPANTURA.COM,PATI - Desa Karanglegi terkenal sebagai salah satu penghasil batu bata merah dengan kualitas terbaik di Kabupaten Pati. MilIaran rupiah berputar setiap bulannya lewat usaha produksi bahan bangunan tersebut. Mayoritas warga setempat pun menggantungkan perekonomiannya dari usaha tersebut.

Kaur Umum Desa Karanglegi Tarwi menyebutkan, jika pemilik usaha batu bata merah di desanya bisa mencapai tiga ratus orang. Sedangkan, tiap pengusaha bisa memproduksi rata-rata 50 ribu batu bata jika dalam kondisi ideal.

”Kalau saat ini harga bisa capai Rp 550 ribu per seribu bata. Dan terkadang ada juga yang mencapai Rp 600 ribu. Mengingat, saat ini musim sedang hujan,” ungkapnya.

Seorang pengusaha batu bata sedang menyelesaikan proses pembakaran batu batu di Desa Karanglegi, Trangkil/Humas Pati


Menurutnya, harga batu bata di tempatnya dipengaruhi stok dan permintaan pasar. Selain itu, harga bahan baku tanah juga akan berpengaruh ke harga. Bahan baku tanah saat ini sering didatangkan dari desa lain, yaitu Desa Pasucen dan Suwaduk.

Jika dihitung dengan harga per seribu batu bata merah Rp 600 ribu dengan kondisi produksi ideal 50 ribu, maka perputaran uang bisa mencapai Rp 8 milyar lebih. ”Itu dihitung jika semua orang memproduksi dan terjual. Namun, penjualan memang fluktuatif,” ujarnya.

Produksi batu bata merah biasa terkendala dengan cuaca. Saat musim hujan biasanya produksi akan terhambat. Proses pengeringan bisa sampai berlangsung lama. ”Biasanya seminggu bisa baru kering,” katanya.

Hal senada juga diungkapkan sekdes setempat Supardi. Ia mengaku, jika kualitas batu bata merah di desanya sangat bagus. Batu bata merah di desanya memiliki karakteristik tidak mudah patah atau keras. Serta mulus, dan ukurannya lebih besar.


”Kalau dilihat daerah lain lebih mudah patah. Dan memang harga lebih mahal disini. Seperti yang dari Rembang, di sana sekitar Rp 400 ribu per seribu. Ya ada harga ada kualitas,” ucapnya.

Untuk mendorong agar pengusaha di desanya lebih berkembang, pemdes memberikan bantuan permodalan. Bantuan permodalan diberikan dengan cara pemberian kredit lunak dan bunga rendah. ”Kita ada BUMDes yang bisa digunakan pengusaha untuk dalam menambah modalnya,” pungkasnya. (*)



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Melihat Sentra Industri Batu Bata di Desa Karanglegi Pati"

Posting Komentar